|
|
|
|
|
|
|
|
| |
|
 |
|
IV. Biaya Hidup dan Uang Jaminan di Jerman dan Prancis
|
|
1. Kira-kira berapa total biaya hidup selama kuliah disana (sekitar 4 tahun kuliah)?
Biaya hidup per bulan tinggal dan hidup di Jerman maupun Prancis sekitar 350-500 Euro. Jadi apabila siswa menempuh studi selama 4 (empat) tahun, maka biaya hidup yang harus dikeluarkan sebesar 400 Euro X 12 Bulan X 4 tahun (mohon dihitung sendiri). Tapi ingat, mahasiswa selama musim libur tahunan antara Juli-September (3 bulan) dan Januari-Maret (3 bulan) dapat bekerja full time, dimana mahasiswa mendapatkan upah sekitar 300-700 Euro/bulan. Juga, dalam kurun waktu 4 (empat) tahun kuliah, mahasiswa wajib untuk magang bekerja di industri dengan upah sekitar 300-700 Euro/bulan selama 2 semester penuh (8 bulan). Jadi biaya hidup mahasiswa bisa sangat berkurang dan ringan.
|
2. Selain biaya yg diminta oleh pihak Euro Management brp lagi biaya
yg hrs kita sediakan untuk bertahan selama satu semester disana?
Ingat, setelah anda menginjakan kaki di Jerman/Prancis, hanya biaya hidup per bulan yang anda harus keluarkan yaitu sekitar 400-500 Euro/bulan. Silahkan anda kalikan dengan angka 4 (empat) apabila anda ingin tahu biaya hidup per semesternya.
|
3. Berapa besar jumlah deposito yg disetor ke Bank dan apakah deposito tersebut sebagai semacam jaminan finansial (yang tidak bisa diutak-atik)dari calon mahasiswa selama menempuh studi di Jerman?
Uang jaminan bank untuk Jerman sebesar 7020 Euro dan Prancis sebesar 5400 Euro, dan uang tersebut harus dikirim ke rekening anda di Jerman/Prancis apabila anda sebagai mahasiswa telah tiba di Negara tersebut. Biaya tersebut tidak diberikan ke pihak Jerman/prancis tetapi berguna untuk biaya hidup anda selama 1 - 2 tahun
|
4. Untuk tempat tinggal di Jerman, apakah sudah termasuk didalam biaya hidup yg besarnya sekitar 400-500 Euro?
Ya tentu saja, biaya hidup sekitar 350-500 Euro per bulan sudah termasuk biaya makan, tempat tinggal, asuransi kesehatan, transportasi dan biaya lain-lain.
|
5. Apakah uang jaminan akan hilang?
Uang jaminan sebesar 7,020 Euro tidak akan hilang. Uang itu adalah sebetulnya untuk biaya hidup calon siswa selama 1-2 tahun. Hanya pemerintah Jerman/Prancis meminta untuk ditunjukan melalui kedutaan Jerman/Prancis di Indonesia. Tujuannya, agar orang tua siswa dapat menunjukan bahwa mereka mampu untuk membiayai hidup anaknya selama kuliah disana. Uang itu pun tetap menjadi milik orang tua karena ditaruh di dalam rekening bank pribadi atas nama orang tua. Dan akan ditransfer ke anaknya setelah anaknya tiba di negara tersebut.
|
6. Apakah Asuransi kesehatan itu wajib?
Setiap mahasiswa Indonesia di Jerman dan Prancis wajib mempunyai asuransi kesehatan sebelum mendaftar di universitas. Biaya asuransi ditanggung oleh masing-masing mahasiswa yang besarnya sekitar 50 Euro/bulan di Jerman atau sekitar 180 Euro/tahun untuk di Prancis. Biaya tersebut sangat murah dibanding dengan manfaat yang didapatkan yaitu semua biaya kesehatan baik itu rawat inap maupun rawat jalan ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut termasuk juga semua obat-obat-an yang harus dibutuhkan. Artinya, apabila mahasiswa sakit seberapa kalipun, semua biaya dokter, obat, operasi, biaya menginap kamar di rumah sakit semua gratis karena ongkos nya langsung di tanggung oleh asuransi tersebut.
|
7. Akan tinggal di mana, saaat nanti kuliah di Jerman/Prancis?
Mahasiswa yang akan menentukan di mana mereka akan tinggal. Pilihan di antaranya: asrama mahasiswa, apartement pribadi, rumah. Pilihan akan mempengaruhi biaya bulanan yang harus dikeluarkan. Setiap jenis tempat tinggal ada aspek positif dan negatifnya.
|